Cabang Olahraga Asian Games 2018 Roller Skate

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Roller Skate

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Roller Skate – Roller skate atau biasa dikenal sebagai sepatu roda adalah, olahraga yang menggunakan suatu alat yang digunakan di kaki dengan memiliki 2 hingga 4 roda dibagian bawahnya. Olahraga ini sangat mengandalkan tenaga untuk bisa menggerakannya, para atlet akan terus mengayunkan kakinya untuk menambah kecepatan layaknya sedang berjalan kaki. Uniknya cara pengereman menggunakan alas bagian depan atau menunggu hingga roda berhenti berputar sendiri.

Sejarah Cabang Olahraga Asian Games 2018 Roller Skate

Roller skate atau sepatu roda berasal dari negara Belgia pada tahun 1760 oleh seorang teknisi alat musik yang beralih membuat percobaan dengan peralatan ice skating. Dimana alas sepatu untuk ice sakte tidak berbeda jauh dengan roller skate sehingga ia menambahkan roda kecil yang terbuat dari besi. Setelah terciptanya sepatu roda masyarakat tidak dapat mencobanya karena dikala itu pemerintah Belanda membuat larang bermain sepatu roda di jalan raya. Pasalnya, dikala itu sepatu roda belum memiliki rem untuk berhenti sehingga menunggu sesuatu yang dapat menahan laju sampai roda berhenti.

Pada tahun 1863 seorang bernama James Leonard Plimton’s menciptakan metode terbaru “Rocking Skate” adalah sepatu yang menggunakan 4 roda yang ditata layaknya roda pada bagian mobil. Ciptaannya menjadi sangat populer pada saat itu sehingga ia mematenkan dan mendapatkan julukan “Bapak Pencipta Sepatu Roda”.

Sepatu roda buatan James lebih unggul dibandingkan dengan penemuan sebelumnya dengan menggunakan sumbu yang lebih memudahkan pengguna mengatur pergerakannya. Hingga saat ini design asli yang dibuat James masih digunakan.

Kemudian olahraga ini sangat populer di negara Amerika, Inggris dan Austria. Pada tahun 1876 terbentuk organisasi sepatur roda di Inggris dengan nama NSA (The National Skating Association). Ditahun 1924 terbentuk organisasi sepatu roda dengan standart Internasional dengan nama Federation De Roller Skating (FIRS). Kini orgaanisasi tersebut telah tersebar luas di 5 benua dengan 42 anggota federasi nasional.

Roller skate atau sepatu roda mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1960. Saat itu, anak-anak muda di perkotaan sudah mulai menggemari olahraga satu ini dan menjadikan bagian lifestyle anak muda. Ditahun 1979 dibentuk organisasi dengan nama atau Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSOSI).

Kejuaraan sepatu roda akan diadakan setiap dua tahun sekali dengan kategori Roller Speed Track, Artistic Roller Skating dan Roller Hockey. Untuk Speed Roller Skatting direncanakan akan diadakan di Indonesia setiap tahunnya.

Peraturan Cabang Olahraga Asian Games 2018 Roller Skate

Peraturan pertandingan roller skate berlaku disemua perlombaan sepatur rod adi Indonesia. Peraturan yang diperlombakan bersifat mengikat dan merupakan pedoman pokok bagi setiap anggotanya. Perlombaan sepaturan roda dibagi dalam beberapa umur untuk putra maupun putri, sebagai berikut
A = kelompok 6 – 9 tahun
B = kelompok 10 – 12 tahun
C = kelompok 13 – 16 tahun
D = kelompok 17 tahun ke atas
E = kelompok bebas

Previous Cabang Olahraga Asian Games 2018 Bridge
Next Cabang Olahraga Asian Games 2018 Pencak Silat

About author

You might also like

Asian Games 2018 0 Comments

Cabang Olahraga Eksibisi Asian Games 2018 Canoe Polo

Cabang Olahraga Eksibisi Asian Games 2018 Canoe Polo – Canoe polo adalah kombinasi dari dua cabang olahraga, yaitu kayak canoe dan polo air. Bagaimanapun cabang olahraga ini perdana diperlombakan di

Asian Games 0 Comments

Cabang Olahraga Asian games 2018 Sepak Bola

Cabang Olahraga Asian games 2018 Sepak Bola – Sepak bola yang sudah masuk dalam daftar cabang olahraga dalam Asian games pertama yaitu Asian games 1951 di new delhi, india. Dan

Asian Games 0 Comments

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Menembak

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Menembak – Cabang Olahraga Asian Games 2018 Menembak. Olahraga menembak merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup sering dipertandingkan pada ajang-ajang olahraga bergengsi termasuk pada

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply