Cabang Olahraga Asian Games 2018 Paralayang

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Paralayang

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Paralayang – Paralayang adalah olahraga terbang bebas dengan menggunakan alat bantu kain parasut untuk mengarahkan tujuan pendaratan di bawah. Olahraga Paralayang hanya dapat lepas landas ditempat ketinggian seperti di lereng bukit atau gunung dengan menggunakan angin.

Untuk dapat terbang tinggi, angin yang digunakan sebagai sumber utama untuk mengangkat parasut terbang tinggi dengan menggunakan angin lereng (Dynamic lift) dan angin thermai (thermai lift). Dengan menggunakan kedua jenis angin tersebut penerbang dapat terbang tinggi dengan jarak yang jauh. Olahraga ini sama sekali tidak menggunakan mesin untuk terbang hanya angin dan parasut yang membuat penerbang terbang tinggi.

Peralatan Cabang Olahraga Asian Games 2018 Paralayang

Untuk dapat terbang tentunya olahraga ini menggunakan alat-alat khusus seperti parasut, harness, parasut cadangan, dan helm dengan berat yang sekitar 10-15 kilogram. Peralatan terbang ini sangat praktis untuk dibawa menaiki gunung karena dapat dimasukan ke dalam tas ransel yang anda gunakan untuk mendaki gunung.

Pealatan pendukung yang sangat diperlukan dan dibawa saat anda ingin bermain olahraga paralayang. Peralatan pendukung tersebut yakni variometer, radio/HT, GPS, windmeter, peta lokasi terbang. Ada juga pakaian penerbang yang wajib digunakan yakni baju terbang/flight suit, sarung tangan, dan sepatu berleher tinggi.

Sejarah Cabang Olahraga Asian Games 2018 Paralayang

Olahraga paralayang melalui banyak sejarah panjang cerita panjang mulai dari parasut yang berbentuk bulat dan persegi. Diawal tahun 1960, penerbang dari Amerika Serikat, Pierre Lemoigne berhasil membuat eksperimen dengan melakukan pemotongan slot parasut bulat untuk memungkinkan adanya udara yang mengalir melalui kanopi yang memberikan dampak daya angkat kanopi dan penerbang dapat mengarahkan parasutnya dengan mudah.

Pada tahun 1962, Walter Newmark dari Inggris melakukan percoba memodifikasi desain dari parasut Lemoigne’s agar bisa mengudara dengar cara ditarik. Percobaan tersebut menjadi sangat populer pada saat itu sehingga disebut dengan paracending.

Pada Tahun 1964, Domina helmerh dari Floirida menciptakan kanopi baru berbentuk persegi dengan sebutan Ram Air Parafoil. Dimana kanopi permukaan ganda yang akan memberikan manuver yang lebih sempurna dan daya angkatnya meningkat. Pada saat itu jug, Walter Newmark langsung mengadopsi kanopi tersebut untuk kegiatan paracending dan secara langsung mencoba lepas landas dari bukit.

Seorang teknisi dari Nasa bernama David Barish memgembangkan parasut baru dengan nama Sailwing. Parasut ini memilik i5 penampang yang berbentuk melengkung dan serangkai sirip tipis panjang yang dikaitkan dengan tali panjang dibagian belakang. Percoba terbang dengan menggunakan parasut baru dilakukan pada bulan sepetember tahun 1965 di Cats Hill, Hunter Mountain.

Pada tahun 1978 dengan menggunakan parasut dari beberapa kali modifikasi hingga mencapai kesempurnaan yang dirancang oleh penerjun asal Eropa sukses melakukan lepas landas dari lereng terjal.

Komunitas Paralayang Indonesia Pertama

Kepopuleran paralayang di Indonesia mulai pada awal tahun 1990 yang ditandai dengan terbentukannya komunitas penerbagn asalk Yogyakarta dengan nama Mega Raya Paralayng Indonesia (MERAPI). Pelopor yang dari komunitas tersebut adalah Dudy Arief Wahyudi (Alm) dan Gendon Subandono. Mempromoasikan melalui majalah dan belajaran mandiri membuat kedua orang tersebut menjadikan bukit pasir di Parangtritis sbagai tempat latihan paralayang.

Pada tahun 1990, penulis majalah David A. Teak mulai merasakan keseruan dan kenikmatan dari olahraga terbang bebas ini yang hanya menggunakan parasut. Dari mempromosikan melalui majalah banyak penerbang yang tertarik untuk mencoba olahraga ini. Pemula pada saat itu belajar secar otodidak dari majalah paralayang.

Olahraga paralayang secara resmi masuk ke dalam pembinaan PB FASI di bawah naungan Pusat Gantolle Indonesia. Sedangkan, untuk organisasi internasionalnya berada dibawah Commission Internationale du Vol Libre (CIVL) dibawah naungan FAI.

Previous Cabang Olahraga Asian Games 2018 Hockey
Next Cabang Olahraga Asian games 2018 Taekwondo

About author

You might also like

Asian Games 0 Comments

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Bola Voli

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Bola Voli – Cabang olahraga dua tim yang lebih menggandalkan tangan. Di setiap tim memiliki 6 orang pemain. Biasanya mereka akan memukul bola ke arah

Asian Games 2018 0 Comments

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Tenis

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Tenis – Cabang Olahraga Asian Games 2018 Tenis. Asian Games merupakan pesta olahraga terbesar sepanjang Asia yang diadakan 4 tahun sekali. Banyak sekali cabang olahraga yang

Asian Games 0 Comments

Cabang Olahraga Asian Games 2018 Sepak Takraw

Olahraga Sepak Takraw – Merupakan olahraga tradisional di negara Asia Tenggara. Setiap tim beranggotakan 3 orang. Metode permainannya dengan menendang bola rotan ke daerah lawan yang dipisahkan oleh jaring setinggi 152cm

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply